Anak-anak remaja sekarang, pasti rentan dengan yang namanya ‘Jatuh
Cinta’. Kayanya gak ada deh!! Remaja yang belum merasakan yang namanya
jatuh cinta. Apa lagi cewek, cewek tuh cenderung lebih mudah buat
ngerasain yang namanya jatuh cinta. Nah, kalo dah jatuh cinta! Lupa sama
semuanya, sama kerjaan rumah, sama teman, sama tugas sekolah, bahkan
ada juga yang sampai lupa ma Allah (Naudzubillah min dzalik, jangan
sampe ya!).
Cara Mengobati Patah Hati :
Cara Mengobati Hati Galau
1.Berhenti memikirkan si dia, don’t be alone!
Jangan buang-buang waktu memikirkan seseorang yang saat ini kemungkinan
besar sedang berbahagia bersama orang lain, dan sama sekali tidak
memikirkanmu Alihkan pikiran dan fokusmu kepada hal lain. Ujian yang di
depan mata, misalnya. Sediakan dirimu 100 persen untuk siap men-support
keluargamu: papa, mama, kakak, atau adikmu.Habiskan lebih banyak waktu
dengan teman-teman. Sebisa mungkin lawan keinginan untuk bersendirian
yang akan membuatmu lebih nelangsa.
2. Singkirkan semua kenangan
Jangan simpan kartu ucapan, hadiah-hadiah (kecuali kalau mahal kali ya,
dibuang sayang… di jual aja kali ya? Hehehe), apalagi fotomu berdua si
dia. Singkirkan. Terserah untuk sementara waktu atau dibuang hingga
hilang dari hidupmu selamanya. Termasuk kaset-kaset yang menyisakan
kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya,
semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.
3.Pikirkan kekurangannya!
Jika sekali-kali terlintas kenangan betapa baiknya dia, betapa manisnya,
betapa perhatiaannya… stop! Hentikan pemikiran yang membuatmu semakin
merasa sedih karena kehilangan dia.
4.Bergeraklah…do it something!Cara Mengobati Hati Galau
Bergerak, jangan diam. Lakukan sesuatu, jangan melamun.Dalam keadaan
diam dan melamun , kesedihan akan terasa berlipat-lipat. Jadi, buang
rasa enggan, dan hupp… bangkit deh dari tempat tidur, dan lakukan
sesuatu. Mungkin membenahi kamarmu. Atau beres-beres rumah. Menata ulang
ruang tamu atau ruang makan. Mungkin juga merapikan kebun kecil di
depan rumahmu (pastikan kebun milik sendiri yang kamu kutak-kutik,
jangan kebun orang, hehehe)
5.Lakukan hal-hal yang nggak kamu banget!
Coba deh melakukan beberapa hal yang belum pernah kamu lakukan
sebelumnya. Entah karena nggak terpikir, entah karena kamu malu dan
nggak berani. Misalnya saja, kenapa nggak ajak teman baikmu karaokean
bareng. Nggak perlu ke klub karaoke, cukup dirumah aja. Sebelumnya bisa
minta maaf sama nyokap, bokap, adik, kakak, kalau hari ini mereka harus
mendengar suaramu lebih dari biasanya. Putar CD-CD nasyeed pilihan. Atau
beli VCD senam yang kamu bisa ikuti gerakannya.
6.Jika kamu terlalu sedih…..
Jika kamu terlalu sedih, kamu boleh menangis, menulis puisi atau diary
berlembar-lembar. Tapi berjanjilah satu hal…kasih deadline untuk
kesedihanmu. Tiga harikah atau seminggukah. Jangan lebih dari itu. Kalau
perlu buat hukuman jika kamu larut dalam kesedihan melebihi kontrak
yang sudah kamu buat dengan dirimu sendiri.
7.JANGAN!!!
Sesedih apa pun itu, jangan melakukan hal-hal yang merusak dirimu
sendiri. Rugi banget. Kamu korban dan nggak perlu menjadi lebih parah.
Percayalah, menyakiti diri sendiri apalagi jika berusaha bunuh diri
tidak akan membuat dia kembali padamu. Sikap ini justru akan membuat
sedih orang-orang yang sungguh sayang dan mencintaimu. Ingat, mereka
bukanlah pihak yang harus kamu hukum dengan keputusan nekadmu!
8.Kembali kepada Dia
Kenapa nggak jadikan momen patah hatimu sebagai bentuk hijrah dan
pendekatan kembali kepada Sang Pencipta? Dia yang seumur hidupmu tidak
pernah meninggalkanmu sedikit pun. Dia yang kepadaNya kamu sudah banyak
melakukan kesalahan.Cara Mengobati Hati Galau
Gunakan salat dan ibadah sebagai momen menenangkan diri. Sesungguhnya
hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Jangan pernah
kehilangan kepercayaan kepadaNya. Terima apa yang terjadi dengan ikhlas.
Mudah-mudahan Allah memaafkan kesalahanmu, dan memberi ganti sosok yang
lebih baik. Pada waktunya nanti. InsyaAllah. Sedikit tips di atas
mudah-mudahan membantu ya untuk mengatasi patah hati dan nggak lagi
terjebak olehnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar